Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Gunung Mas – Warga Kecamatan Rungan Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Jalan Lintas Kelurahan Rabambang menuju Desa Mangkawuk Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas (Gumas0, Kalimantan Tengah, Jumat  (28/09/2017) pukul 07.30 WIB.

Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rungan Iptu Sugeng Purwanto, S.H menuturkan, mayat tersebut ditemukan oleh masyarakat yang melintas karena mencium aroma busuk yang sangat menyengat di daerah tersebut.

“Bermula saat saksi Ardi (53) melintasi jalan Kelurahan Rabambang menuju Desa Mangkawuk Kecamatan Rungan Barat tepatnya di Bukit Talaga. Kebetulan sepeda motor yang dikendarainya mengalami bocor ban kemudian dia berhenti untuk mengecek ban tersebut. Setelah itu Ardi mencium bau busuk yang sangat menyengat dari arah pembuangan tempat sampah,” terang Kapolsek.

Penasaran dengan apa yang dialaminya, Ardi yang sempat pulang ke rumahnya di Kelurahan Rabambang dan menceritakan kepada rekannya Kundiu (35). Kemudian mereka berdua berinisiatif untuk memeriksa sumber bau tersebut. Setelah sampai di tempat yang dituju keduanya turun ke jurang dan melihat ada tulang manusia serta celana dalam kemudian Ardi melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Rungan.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Rungan, bersama Kasatreskrim Polres Gumas AKP Keris Aji Wibisono, S.I.K., Kasat Intel AKP Tri Prasetyo, beserta anggotanya langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.

“Mayat tersebut ditemukan oleh warga yang melintas, dari KTP yang kami temukan di celana korban, diketahui korban bernama Dipo Handoko (25) yang bekerja di PT.Agro Lestari Sentosa. Untuk sementara ini diduga korban dibunuh melihat kondisi mayat yang dimasukkan ke dalam karung,” tutur Sugeng.

Untuk saat ini Satreskrim Polres Gumas dan Polsek Rungan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bahan informasi guna mengungkap kejadian tersebut.(agg/sam)

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.