Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Seruyan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Seruyan jajaran Polda Kalteng kembali berhasil meringkus seorang yang diduga menjadi pelaku tindak pidana perusakan hutan (illegal logging).

Terduga tersebut merupakan pria berinisial SI (37) yang diduga menjadi pelaku tindak pidana perusakan hutan (illegal logging).

Kasatreskrim, Iptu Irfan M.N Alireja S.I.K menjelaskan, terungkapnya terduga pelaku tindak pidana perusakan hutan (illegal logging) tersebut bermula saat petugas sat reskrim mendapat informasi dari masyarakat tentang seringnya kendaraan dump truck yang mengangkut kayu melintas di jalan jendral sudirman km. 145 (sampit-pangkalanbun).

Kemudian anggota sat reskrim polres seruyan melakukan penyelidikan di wilayah tersebut dan pada hari minggu tanggal 25 oktober 2020 , anggota sat reskrim melihat satu unit dump truck warna hijau yang sedang melintas di jalan jendral sudirman km. 145 (sampit-pangkalanbun) Desa Pembuang Hulu Satu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan Provinsi Kalteng.

Tambahnya, karena merasa curiga kemudian anggota memberhentikan 1 (satu) unit Dump Truck warna hijau tersebut, selanjutnya salah satu anggota menyuruh Sopir 1 (satu) unit Dump Truk Warna Hijau tersebut untuk turun dari mobil dump truck tersebut lalu menyuruh untuk membuka Bak belakang 1 (satu) unit Dump Truk Warna Hijau tersebut, setelah terbuka di dapati bahwa 1 (satu) unit Dump Truk Warna Hijau tersebut sedang mengangkut Kayu Olahan berbagai macam ukuran, pada hari minggu (25/10/2020) kemarin.

“Sopir tersebut tidak dapat memperlihatkannya surat atau dokumen yang sah, mengetahui hal tersebut selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Seruyan untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya Kasat Reskrim, Senin (26/10/2020) siang.

petugas berhasil mengamankan 162 (seratus enam puluh dua) pcs Kayu olahan berbagai macam ukuran 1 (satu) Unit Dump Truck merk HINO warna Hijau bersama dengan bukti lainnya yang berkaitan dengan barang tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap terduga pelaku tindak pidana illegal logging ini, sedangkan untuk tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Seruyan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Irfan.

Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan dengan hukuman pidana paling lama 4 tahun penjara. (41fr)

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.