Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Kobar – Tradisi membuka lahan dengan cara membakar masih kerap dilakukan oleh masyarakat. Padahal ancaman kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi jika warga membuka lahan perkebunannya dengan cara dibakar.

Hal tersebut terjadi di sebuah lahan seluas sekitar setengah hektar di Desa Babual Baboti Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng yang dibuka dengan cara dibakar, Kamis (21/9/2017) pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Kotawaringin Lama Iptu I Made Rudia menjelaskan, personel Polsek mendatangi TKP kebakaran lahan tersebut yang sebelumnya mendapat informasi dari Satelit Terra / Aqua bahwa terdapat 1 titik api / Hotspot di Wilkum Polsek Kotawaringin Lama.

“Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar dilahan tersebut telah dibakar milik seorang warga setempat yang beralamat di Jalan Pelita III Rt. 1 Desa Babual Baboti berinisial AM (35). Lahan yang terbakar kurang lebih setengah hektar, pelakunya adalah pemilik lahan itu sendiri,” jelas Kapolsek kepada Humas Polres Kobar, Sabtu (23/9/2017).

Dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti berupa 2 buah ranting bambu, 1 buah korek api gas, 5 buah bekas ranting yang terbakar dan abu bekas pembakaran.

Kini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Kotawaringin Lama untuk proses lebih lanjut sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Kalteng nomor : 05 tahun 2003, Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 25 ayat (1) tentang pengendalian pembakaran hutan dan lahan dengan ancaman hukuman 6 bulan kurungan dan atau denda 5 Juta Rupiah.

“Yang bersangkutan tidak kami lakukan penahanan, namun wajib lapor 2 kali dalam seminggu,” tutup Kapolsek. (4dh3)

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.