Kotim (02/12/2021) – Anggota Polsek Mentaya Hulu Jajaran Polres Kotim Polda Kalteng Ipda Suwardi S.H selaku Kapolsek beserta Anggota Reskrim mendapatkan Laporan aduan tentang pencurian buah kelapa sawit Milik PT KMA Tengah Kuayan Estate Desa Tumbang Sapiri, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Ipda Suwardi,S.H menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 29 November 2021 menerima aduan laporan tentang adanya tindak Pidana pencurian buah kelapa sawit milik PT.KMA Tengah Desa Tumbang Sapiri laporan tersebut segera di tindak lanjut oleh anggota Reskrim Polsek Mentaya hulu.

Kepolisian Sektor Mentaya Hulu mengamankan dua Tersangka yang ternyata masih anak di bawah umur, dimana telah melakukan pencurian buah kelapa sawit diareal perijinan usaha perkebunan milik PT. KMA Tengah yang diketahui pada hari Sabtu (28/11).

Dari Penanganan tersebut Polsek Mentaya Hulu mengamankan barang bukti berupa Tandan Buah Sawit Segar sebanyak 86 Janjang atau sama dengan seberat 1.600 Kg yang telah ada tertera stemple perusahaan, berikut Barang Bukti lain berupa 1 Unit sepeda motor merk Honda Revo warna hitam tanpa nopol beserta keranjang angkut dan 1 buah alat tojok sawit.

Adapun pasal yang di sangkakan pasal 107 huruf d UU R.I No.39 tahun 2014 tentang perkebunan Jo pasal 55 Ayat (1) ke – 1 KUHP atau pasal 363 ayat (1) ke – 4 KUHP, selanjutnya Penyidik juga telah melakukan upaya penanganan dengan mempedomani pentahapan sebagaimana diatur dalam UU.No.11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Kejadian pencurian buah kelapa sawit semakin marak di Mentaya Hulu,mengingat harga buah tandan sawit melonjak signifikan dan dipandang menggiurkan oleh beberapa warga masyarakat hingga akhirnya melakukan tindak kejahatan,diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dan berhati-hati agar tidak bersinggungan dengan hukum apalagi sampai melibatkan anak dibawah umur dan hal ini jangan sampai terulang lagi, pungkas Kapolsek.(SF.Kkyn)

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.