Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polresta Palangka Raya – “Kedua tersangka terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan hukuman pidana paling lama 5 (lima) tahun penjara,” tutur Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum. saat melakukan konferensi pers di Mapolsek Pahandut, jajaran Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng, Jalan Ahmad Yani, Selasa (27/10/2020) siang.

Kapolresta mengungkap beberapa fakta aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang tersangka yakni MR (24) dan SA (34), yang diketahui melakukan aksi pencurian pada kasus dan tempat berbeda.

“Tersangka MR melakukan pencurian tas milik korbannya di lapangan Sanaman Mantikei, sedangkan tersangka SA melakukan pencurian di Gedung Laboratorium Pendidikan Kimia FKIP Unversitas Palangka Raya. Kedua tersangka tersebut tidak berhubungan satu sama lain,” tutur Jaladri.

MR beraksi dengan menggondol tas yang berisikan empat unit gawai milik korban yang pada saat itu sedang berolah raga dan meletakkan di tribun Lapangan Sanaman Mantikei, Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat (16/10/2020) lalu.

Sedangkan SA, melakukan pencurian terhadap satu unit Monitor, CPU dan Keyboard Merk Dell serta satu buah dongkel yang merupakan alat koneksi, dengan merusak teralis jendela di samping gedung laboratorium tersebut, pada Rabu (21/10/2020) lalu.

“Dari seluruh kasus pencurian yang berhasil diungkap saat ini, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap tindak kriminalitas yang dapat terjadi kapan dan di mana saja,” pungkas Jaladri. (pm/sam)

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.