Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polresta Palangka Raya – Seorang musisi Kalteng harus berurusan dengan Polresta Palangka Raya karena tidak bisa mengendalikan emosi dan diduga melakukan pengancaman kepada resepsionis hotel ternama di Kota Palangka Raya.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum saat menggelar konferensi pers di Mapolres, Jumat (23/1/2020) siang.

“Pelaku berinisial EH alias DN (45) diduga mengancam korban Helmi Lainata (32) resepsionis hotel pada 6 Oktober 2019 sekitar pukul 22.30 WIB lalu Lobi Hotel Bahalap Jl. Rta Milono Km. 1,3 Palangka Raya,” beber Kapolres.

Kapolresta menjelaskan, awalnya tersangka DN bermaksud mendatangi istrinya yang menginap di Hotel Bahalap, namun setelah dilakukan pengecekan oleh resepsionis (korban) ternyata istri tersangka sudah cek out dari Hotel.

Selanjutnya tersangka meminta resepsionis untuk membuka kamar tersebut namun menurut korban peraturan di Hotel tidak memperbolehkan hal tersebut. Mendengar penjelasan tersebut tersangka marah kemudian melempar barang berupa pembatas tamu dan penjepit koran kearah korban.

“Tersangka kita amankan di rumah istri keduanya di Jl.Mufakat Kelurahan Pemurus Baru Banjarmasin Kalimantan Selatan, Kamis (23/01/2020) malam setelah sebelumnya mangkir dari panggilan sebanyak dua kali,” lanjut Kapolresta.

Saat petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka, di rumah tersebut juga ditemukan alat hisap sabu. Saat dilakukan test urine tersangka positif mengandung amfetamin jenis sabu.

“Barang bukti yang kami amankan berupa satu set pembatas tamu, satu buah penjepit koran (stainless), satu buah flashdisk yang berisi rekaman cctv dan lima lembar tanda bukti check in dan check out Hotel Bahalap Palangka Raya.,” katanya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 335 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 1 tahun penjara,” pungkas Jaladri. (bib/sam)

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.